Kamis, 19 Juni 2014

Meminimalkan lupa dengan pelajaran bahasa inggris yang telah lalu



Meminimalkan lupa dengan pelajaran bahasa inggris yang telah lalu

Kebiasaan kita sebagai siswa adalah malas mengulang kembali pelajaran yang sudah dibahas di sekolah atau di tempat les atau di kursus. Kebiasaan ini jangan sering dilakukan karena akan semakin buruk pada hapalan dan prestasi di sekolah. Semangatilah diri sendiri dengan bagaimanapun caranya. Berfikirlah kedepan bahwa segala sesuatu yang kita kerjakan atau tekuni itu, pasti akan kita raih hasilnya di masa yang akan datang.

Coba perhatikan beberapa tips dari saya untuk belajar yang baik dan agar hasilnya maksimal diraih. Mulailah dengan membiasakan membaca yang ingin kita butuhkan. Pada saat kita membutuhkan informasi maka coba bergegas mencarinya baik lewat media televise, Koran atau internet. Jangan membiarkan menggantung apa yang ingin kita tahu, karena dizaman ini banyak cara untuk mendapatkannya dan sangat mudah untuk mengaksesnya.

Jika kita seorang pelajar maka, coba membaca apa yang ada pada buku pelajaran baik itu yang ada di buku paket, LKS atau buku catatan sendiri. Ulang-ulanglah peelajaran secara rutin dan terjadwal dengan baik. Cara yang lebih baik membaca pada saat pelajaran itu akan dibahas diesok harinya dan dibaca ulang ketika pelajaran itu sudah dibahas. Artinya begini, ketika mau belajar kita abaca dan setelahnyapun kita tetap baca. Jika terdapat hapalan penting yang harus dihapal, maka hapalkanlah sampai diluar kepala. Seperti rumus, definisi, aitem-aitem dan lain-lain.

Jika kita mampu dan ada keinginan besar maka coba diskusikan pelajaran itu dengan teman-teman. Dengan mendiskusikan pelajaran-pelajaran tersebut maka akan semakin luas cakrawala berfikir kita. Kita akan dituntut untuk tahu sebab, akibat dan solusi bagaimana penyelesaian sebuah masalah. Jika kita merutinkan berdiskusi maka semangat belajar akan meningkat, semangat mencari materi akan semakin semangat, mencari buku panduan akan semakin semangat dan semuanya akan terjadi perubahan yang bagus sekali.

Tips terakhir dari saya mungkin adalah cubalah berusaha menuliskan apapun yang kita pahami dari semua pelajaraan-pelajaran tersebut kedalam bentuka artikel. Kita tuangkan semua gagasan dan pemikiran kita dalam bentuk tulisan. Ini adalah ide yang baik jika kita rutinkan, karena jika kita melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, kita harus dituntut bisa menulis dan membuat artikel. Karena siswa yang baik adalah membuat sebuah karya ilmiah untuk memaparkan atau menjelskan apapun yang kita miliki, sehingga orang lain bisa mengambil manfaat ilmu dan pelajaran. Selain itu dengan memiliki kemampuan menulis, kita akan jauh terbebas dari namanya Copast (copy paste) dari artikel orang lain, jika guru kita menugaskan kita membuat sebuah karya ilmiah.

Rabu, 18 Juni 2014

Can dan Could adalah kata kerja bantu atau Auxiliary Modal



Can dan Could adalah kata kerja bantu atau Auxiliary Modal

Sering ditanyakan oleh para siswa ketika belajar, apa bahasa inggrisnya bisa atau dapat. Bisa atau dapat bahasa inggrisnya adalah Can atau Could. Can biasanya digunakan untuk waktu present atau untuk waktu sekarang. Sedangkan Could digunakan untuk waktu Past atau waktu lampau.

Baiklah coba kita perhatikan rumus Auxiliary Modal berikut ini

Subject + can/could + verb 1 {ini untuk kalimat positif}

Contoh:
Dia bisa berenang sekarang = he can swim now
Dona bisa bermain Piano = Dona can play piano
Aku bisa berlari cepat = I can run fast
Kami bisa membaca bahasa inggris tadi malam = we could English last night
Kamu bisa buka pintu itu kemarin pagi = you could the door yesterday morning

Sekarang coba perhatikan untuk membuat kalimat negative. Jika kalimat  negative hanya menambahkan Not saja setelah Auxiliary Modal. Jadi, can not atau could not.

Subject + can not/could not + verb 1  
Mereka tidak bisa berenang sekarang = they can not swim now
Ayahku tidak bisa mengerjakan PR saya kemarin = my father could not do my homework yesterday afternoon
Kami tidak bisa membuat kue sekarang = we can not make cake now
Teman-temanku tidak bisa memanjat pohon itu minggu lalu = my friends could not climb the tree last week

Dan yang terakhir, coba perhatikan rumus kalimat Tanya berikut ini.

Can/Could + subject + verb 1?
Bisakah kamu datang ke sekolah sekarang? = can you come to school now?
Apakah dia bisa memasak bulan lalu? = could she cook last month?
Apakah mereka bisa membaca bahasa inggris? = can they read English?
Apakah dia bisa berbicara bahasa inggris bulan lalu = could she speak English last month?

Dalam pelajaran ini can/could artinya bisa atau dapat. Modal ini diikuti oleh kata kerja ke satu. Jika can/could ditambahkan not maka artinya tidak bisa atau tidak dapat. Dan jika can/couldnya pindah kedepan kalimat atau kedepan subject maka artinya apakah. Ingat bahwa subject tunggal atau jamak tidak berpengaruh terhadap kata kerja atau pada modalnya sendiri. Seperti; dia bisa berbicara = she cans speak, Hindun bisa memasak kemarin = Hindun could cooked yesterday. Maka kedua kalimat tersebut adalah salah. Yang benar adalah perhatikan rumusnya dan contohnya.

Selasa, 17 Juni 2014

Kata kerja yang ditambahkan s/es versus kata benda yang ditambahkan s/es



Kata kerja yang ditambahkan s/es versus kata benda yang ditambahkan s/es

Sering kita temui bahwa ternyata  penambahan s/es itu terdapat pada kata kerja dan inipun tidak semua tenses menambahkan e/es. Hanya tenses Simple Present Tenselah yang kata kerjanya ditambahkan s/es dan Inipun hanya dipakai dalam kalimat positif yang subjectnya He, She, It, Dika, my mother, my father dan lain-lain yang kata ganti orang (pronoun) nya tunggal.

Perhatikan contoh-contoh kata kerja yang ditambahkan –S
Plays
Bermain
Sings
Menyanyi
Shines
Bersinar
Rides
Menaiki/menunggang
Smiles
Senyum
Draws
Menggambar
Paints
Mengecat
Blows
Meniup
Thinks
Berfikir
Stops
Berhenti
Reads
Membaca

Rains
Hujan

Travels
Bepergian

Talks
Berbicara/ngobrol

Starts
mulai






Coba perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

ü  He always drinks milk when he’s hot.
ü  She eats bananas for breakfast.
ü  Mom walks to work every day.
ü  My sister dances like a professional dancer.
ü  The baby falls when she tries to walk.
ü  Our cat climbs the trees in our garden.

Sekarang perhatikan contoh-contoh kata kerja yang ditamabahkan -Es       
Brushes                       Watches                      Kisses                          Fixes
Rushes                         Reaches                       Misses                         Mixes
Polishes                       Teaches                       Passes                          Buzzes
Crashes                        Catches                       Presses                         Does
Washes                        Touches                       Dresses                        Goes
Untuk artinya maka silahkan cari sendiri di kamus atau di internet!                         
Coba perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

ü  She always brushes her teeth at bedtime.
ü  Dad polishes his shoes until they shine.
ü  My brother watches television after school.
ü  Kim catches the ball with one hand.
ü  Dad mixes flour and water when he makes bread.
ü  The bee buzzes around the flowers.
ü  My friend Sanjay goes to the same school as I do.
                                               
Sekarang perhatikan contoh-contoh kata kerja yang ditamabahkan -Es
Carry – Carries                     Hurry – Hurries                    Copy – Copies
Cry – Cries                            Fly – Flies                              Marry – Marries
Study – Studies                     Worry – Worries                  Bully – Bullies
Buy – Buys                            Say – Says                             Pray – Prays
Pay – Pays                             Annoy – Annoys                  Stay – Stays

Coba perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

ü  A cat carries its kitten with its mouth.
ü  Mr. Chen hurries to work every morning.
ü  The baby cries a lot at night.
ü  This plane flies to the island every day.
ü  Alice tries hard at school.
ü She copies all the questions in her notebook.
ü  Mom buys bread at the supermarket.
ü  Mr. Carter pays all his bills with a credit card.
ü  My friend says he has a salt-water aquarium.
ü  She annoys me with her silly jokes.
ü Anna stays with her aunt on weekends.
                                                           
Pembahasan selanjutnya adalah kata benda (noun). Kapan kita menambahkan s/es pada kata benda itu? Jawabnya adalah ketika kita ingin mengatakan lebih dari satu pada benda tersebut. Sebagai contoh kita ingin mengatakan tas-tas = bags, rumah-rumah = houses, bola-bola = balls dan seterusnya. Kata benda yang berakhiran s, sh, ch, o, y, x maka tambahkan –es. Contohnya, gelas-gelas = glasses, sepatu-sepatu = shoes, jam tangan-jam tangan = watches, korek api-korek api = matches, kotak-kotak = boxes dan lain-lain.

Senin, 16 Juni 2014

Cara membedakan antara Subject dengan Possessive Adjective



Cara membedakan antara Subject dengan Possessive Adjective

Kadang kita temui beberapa tulisan siswa yang masih keliru ketika membuat kalimat-kalimat pendek atau ketika latihan menterjemahkan. Kekeliruan ini sebenarnya hal yang sepele, tapi bisa terlihat aneh dalam penulisan tersebut. Coba saja jika kita lihat, seharusnya Subject  yang diikuti oleh kata kerja (verb), tapi malah Possessive Adjective yang diikuti oleh kata kerja. Tentu ini salah. Yang benar adalah Subject itu diikuti oleh kata kerja (verb), dan Possessive Adjective itu diikuti oleh kata benda (noun).

Kita harus bisa membedakan antara kata kerja dan kata benda. Sebenarnya mudah membedakan kata kerja dan kata benda itu. Kata kerja yaitu kata-kata yang biasa kita ungkapkan untuk menyebutkan sebuah kegiatan atau aktifitas yang dikerjakan. Seperti, menulis, lari, bekerja, memanjat, melihat dan lain-lain. Ada ciri-ciri tertentu untuk mengetahui kata kerja. Biasanya diawali dengan imbuhan Me-, Ber-, atau kadang tidak memakai imbuhan sama sekali. Tapi kita harus tahu bahwa kata tersebut menunjukkan kepada pekerjaan atau aktifitas dari diri kita atau kelompok orang.

Sedangkan untuk mengetahui kata benda tentu sangat gampang. Kata benda yaitu kata yang menunjukkan kepada apa saja yang bisa kita pegang, lihat atau rasakan. Yang lebih jelas kata benda itu bisa kita pegang. Selain bisa kita pegang, kata benda juga  bisa kita hitung jumlahnya. Kata benda ini kita sebut kata benda yang bisa dihitung. Umpamanya, sebuah apel, sebuah rumah, dua gelas, lima siswa, sastu meja dan lain-lain.

Baiklah, kita kembali ke inti maslah. Saya akan berikan contoh kalimat yang salah dan kalimat yang benar dalam penerapan Subject dan Possessive Adjective. Perhatikan contoh-contoh kalimat yang salah berikut ini.

Ini adalah rumah kamu = this is house you
Saya akan belajar di rumah mereka = my will study at house they
Kami melihat ayah nya (pr) = our see she father
Doni datang ke rumah saya = Doni come to I house
Guru kami mengajar di sekolah = teacher we teaches at school

Kelima kalimat diatas sangat salah, kita akan perbaiki kalimta-kalimat itu menjadi kalimat yang benar.

This is your house
I will study at their house
We see her father
Doni comes to my house
Our teacher teaches at school

Jadi kesimpulannya, Subject itu diikuti oleh kata kerja dan Possessive Adjective itu diikuti oleh kata benda (noun).