Selasa, 17 Juni 2014

Kata kerja yang ditambahkan s/es versus kata benda yang ditambahkan s/es



Kata kerja yang ditambahkan s/es versus kata benda yang ditambahkan s/es

Sering kita temui bahwa ternyata  penambahan s/es itu terdapat pada kata kerja dan inipun tidak semua tenses menambahkan e/es. Hanya tenses Simple Present Tenselah yang kata kerjanya ditambahkan s/es dan Inipun hanya dipakai dalam kalimat positif yang subjectnya He, She, It, Dika, my mother, my father dan lain-lain yang kata ganti orang (pronoun) nya tunggal.

Perhatikan contoh-contoh kata kerja yang ditambahkan –S
Plays
Bermain
Sings
Menyanyi
Shines
Bersinar
Rides
Menaiki/menunggang
Smiles
Senyum
Draws
Menggambar
Paints
Mengecat
Blows
Meniup
Thinks
Berfikir
Stops
Berhenti
Reads
Membaca

Rains
Hujan

Travels
Bepergian

Talks
Berbicara/ngobrol

Starts
mulai






Coba perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

ü  He always drinks milk when he’s hot.
ü  She eats bananas for breakfast.
ü  Mom walks to work every day.
ü  My sister dances like a professional dancer.
ü  The baby falls when she tries to walk.
ü  Our cat climbs the trees in our garden.

Sekarang perhatikan contoh-contoh kata kerja yang ditamabahkan -Es       
Brushes                       Watches                      Kisses                          Fixes
Rushes                         Reaches                       Misses                         Mixes
Polishes                       Teaches                       Passes                          Buzzes
Crashes                        Catches                       Presses                         Does
Washes                        Touches                       Dresses                        Goes
Untuk artinya maka silahkan cari sendiri di kamus atau di internet!                         
Coba perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

ü  She always brushes her teeth at bedtime.
ü  Dad polishes his shoes until they shine.
ü  My brother watches television after school.
ü  Kim catches the ball with one hand.
ü  Dad mixes flour and water when he makes bread.
ü  The bee buzzes around the flowers.
ü  My friend Sanjay goes to the same school as I do.
                                               
Sekarang perhatikan contoh-contoh kata kerja yang ditamabahkan -Es
Carry – Carries                     Hurry – Hurries                    Copy – Copies
Cry – Cries                            Fly – Flies                              Marry – Marries
Study – Studies                     Worry – Worries                  Bully – Bullies
Buy – Buys                            Say – Says                             Pray – Prays
Pay – Pays                             Annoy – Annoys                  Stay – Stays

Coba perhatikan contoh-contoh kalimat berikut ini:

ü  A cat carries its kitten with its mouth.
ü  Mr. Chen hurries to work every morning.
ü  The baby cries a lot at night.
ü  This plane flies to the island every day.
ü  Alice tries hard at school.
ü She copies all the questions in her notebook.
ü  Mom buys bread at the supermarket.
ü  Mr. Carter pays all his bills with a credit card.
ü  My friend says he has a salt-water aquarium.
ü  She annoys me with her silly jokes.
ü Anna stays with her aunt on weekends.
                                                           
Pembahasan selanjutnya adalah kata benda (noun). Kapan kita menambahkan s/es pada kata benda itu? Jawabnya adalah ketika kita ingin mengatakan lebih dari satu pada benda tersebut. Sebagai contoh kita ingin mengatakan tas-tas = bags, rumah-rumah = houses, bola-bola = balls dan seterusnya. Kata benda yang berakhiran s, sh, ch, o, y, x maka tambahkan –es. Contohnya, gelas-gelas = glasses, sepatu-sepatu = shoes, jam tangan-jam tangan = watches, korek api-korek api = matches, kotak-kotak = boxes dan lain-lain.

Senin, 16 Juni 2014

Cara membedakan antara Subject dengan Possessive Adjective



Cara membedakan antara Subject dengan Possessive Adjective

Kadang kita temui beberapa tulisan siswa yang masih keliru ketika membuat kalimat-kalimat pendek atau ketika latihan menterjemahkan. Kekeliruan ini sebenarnya hal yang sepele, tapi bisa terlihat aneh dalam penulisan tersebut. Coba saja jika kita lihat, seharusnya Subject  yang diikuti oleh kata kerja (verb), tapi malah Possessive Adjective yang diikuti oleh kata kerja. Tentu ini salah. Yang benar adalah Subject itu diikuti oleh kata kerja (verb), dan Possessive Adjective itu diikuti oleh kata benda (noun).

Kita harus bisa membedakan antara kata kerja dan kata benda. Sebenarnya mudah membedakan kata kerja dan kata benda itu. Kata kerja yaitu kata-kata yang biasa kita ungkapkan untuk menyebutkan sebuah kegiatan atau aktifitas yang dikerjakan. Seperti, menulis, lari, bekerja, memanjat, melihat dan lain-lain. Ada ciri-ciri tertentu untuk mengetahui kata kerja. Biasanya diawali dengan imbuhan Me-, Ber-, atau kadang tidak memakai imbuhan sama sekali. Tapi kita harus tahu bahwa kata tersebut menunjukkan kepada pekerjaan atau aktifitas dari diri kita atau kelompok orang.

Sedangkan untuk mengetahui kata benda tentu sangat gampang. Kata benda yaitu kata yang menunjukkan kepada apa saja yang bisa kita pegang, lihat atau rasakan. Yang lebih jelas kata benda itu bisa kita pegang. Selain bisa kita pegang, kata benda juga  bisa kita hitung jumlahnya. Kata benda ini kita sebut kata benda yang bisa dihitung. Umpamanya, sebuah apel, sebuah rumah, dua gelas, lima siswa, sastu meja dan lain-lain.

Baiklah, kita kembali ke inti maslah. Saya akan berikan contoh kalimat yang salah dan kalimat yang benar dalam penerapan Subject dan Possessive Adjective. Perhatikan contoh-contoh kalimat yang salah berikut ini.

Ini adalah rumah kamu = this is house you
Saya akan belajar di rumah mereka = my will study at house they
Kami melihat ayah nya (pr) = our see she father
Doni datang ke rumah saya = Doni come to I house
Guru kami mengajar di sekolah = teacher we teaches at school

Kelima kalimat diatas sangat salah, kita akan perbaiki kalimta-kalimat itu menjadi kalimat yang benar.

This is your house
I will study at their house
We see her father
Doni comes to my house
Our teacher teaches at school

Jadi kesimpulannya, Subject itu diikuti oleh kata kerja dan Possessive Adjective itu diikuti oleh kata benda (noun).

Minggu, 15 Juni 2014

Cara mengetahui kata banda tunggal dan jamak



Cara mengetahui kata banda tunggal dan jamak

Sebagian kita terutama siswa masih mengalami kebingungan bagaimna membedakan kata benda tunggal dan jamak. Selain itu, mereka terkadang masih salah bagaimana menerapkannya dalam sebuah kalimat. Kesalahan mereka terkadang pada kata kerja atau auxiliary (kata kerja bantu) apakah memakai kata kerja bantu singular atau jamak.

Perhatikan kata benda tunggal dan kata benda jamak berikut ini. Kata benda berikut ini adalah kata benda yang bisa dihitung dan kata benda beraturan.

Tunggal
Jamak

Hat
Glass
Hats
glasses
Topi
Gelas
Tree
Trees
Pohon
Car
Cars
Mobil
Computer
Computers
Computer
Stone
Stones
Batu
Egg
Eggs
Ttelor
Watch
Watches
Jam tangan
School
schools
Sekolah
Teacher
Teachers
Guru
Boy
Boys
Anak laki-laki
Vegetable
Vegetables
sayuran
Television
Televisions
televisi

Berikut ini adalah kata benda yang bisa dihitung tapi tidak beraturan

Tunggal
Jamak

Man
Men
Laki-laki
Child
Children
Anak-anak
Woman
Women
Wanita
Toot
Teeth
Gigi
Foot
Feet
Kaki
Mouse
Mice
Tikus
Ox
Oxen
lembu

Juga ada kata benda yang tidak bisa dihitung. Contohnya sebagai berikut

water
Wind
Oil
Fire
Rice
Chees
Flour
Pasta
money
Blood
Salt
Dust = debu
Sand
Soap = sabun
Bread
Soup = sop

Keterangan:

Kata benda tunggal yang dapat dihitung tidak menambahkan s/es diakhir kata bendanya. Sedangkan, Kata benda jamak yang dapat dihitung harus menambahkan s/es diakhir kata bendanya. Jika kita ingin mengatakan kursi maka  = chair, jika kita ingin mengatakan kursi-kursi maka = chairs. Contoh yang lain, seorang anak = a child, ketika kita ingin mengatakan dua anak = two children. Karena anak atau child itu kata benda yang tidak beraturan, maka ketika mengatakan jamak kita tidak boleh menambahkan s/es diakhirnya. Jika kita mengatakan childrens, maka ini salah. Yang benar tetap children.

Sedangkan kata benda yang tidak bisa dihitung, sama sekali tidak boleh menambahkan s/es, tidak boleh menambahkan bilangan one, two, three dan seterusnya juga tidak boleh menambahkan article A/an. Jika mengatakan A water, two oil atau breads, maka tentu saja ini salah. Yang benar kata benda yang tidak bisa dihitung itu harus seperti bawaan dasarnya. Tidak ada perubahan padanya.